pakupaku
Friday, 04.11.2005 10:27

Addicted to WebLog: Kisah Perempuan dalam Dua Dunia

Posted on Psychoblogology.

Ketika shoutbox dan fasilitas komentar menghilang
silaturahmiku habis dimakan jarak
blogku kehilangan jejak
mikrajku tertunda
tak ada tamu menyapa
beranda rumah jadi tempat bertapa
…………………………..
Ketika bandwith melebihi batas
separuh hidup kita terlepas
tak mampu bergerak
apalagi berkata-kata

Ketika para cracker, spammer dan para
pemaki bertandang
tubuh terasa diperkosa
jiwa menangis darah
keteduhan berubah menjadi air mata

Itu adalah sajak para blogger yang saya baca dalam kumpulan cerpen Addicted to Weblog : Kisah Perempuan dalam Dua Dunia yang ditulis oleh Ibu Labibah Zain *Founder Blogfam* atau yang sering dipanggil maknyak oleh anak-anak blogfam (blogger family).

addictedeedit.jpg

Kumpulan cerpen ini cukup menarik, karena menceritakan kisah-kisah kehidupan perempuan Indonesia dalam segala sisi tradisi, budaya dan gaya hidup. Fenomena nyata kehidupan perempuan yang berkolaborasi dengan pengalaman nyata Maknyak sebagai seorang ibu rumah tangga dan yang juga seorang blogger menghasilkan cerita fiksi yang mendekati dengan kenyataan yang sebenarnya.

Sebagai seorang blogger saya tertarik dengan dua cerita pendek yang ada dalam buku kumpulan cerpen ini. Cerpen yang pertama berjudul Addicted to WebLog: Kisah Perempuan dalam Dua Dunia dan cerpen yang kedua berjudul Perempuan dan Lelaki Maya.

Addicted to WebLog: Kisah Perempuan dalam Dua Dunia. Sungguh suatu cermin bagi para blogger, hampir semua blogger mengalami fase ini yaitu fase “addict” atau fase kecanduan ngeblog. Kisah ini menceritakan bagaimana seorang ibu muda yang mulai kecanduan untuk mengelola weblognya sampai-sampai kehidupan rumah tangganya terganggu karena kegemarannya itu.

Ini adalah gambaran nyata yang dialami banyak blogger Indonesia yang ternyata banyak juga yang diantaranya adalah ibu-ibu muda yang baru memulai kehidupan rumah tangga. Maknyak dengan jeli menangkap fenomena ini, digambarkan bagaimana fasilitas internet dan juga waktu luang ibu-ibu muda menjadi semacam kondisi pemicu yang memotivasi para ibu-ibu muda itu membuat blog. Hasrat untuk menjalin komunikasi dengan teman-teman baru setelah memasuki masa perkawinan yang terikat dalam dunia rumah tangga membuat para ibu muda nyaman dalam aktivitas menulis blog. Mereka bisa dengan bebas mengespresikan segala hal di blognya tanpa meninggalkan rumah mereka yang nyata, bahkan menata blog seperti menata rumahnya sendiri. Bisa jadi blog adalah rumah kedua bagi mereka yang terletak di lain dunia sehingga kehidupan pun terbagi dalam dua dunia yaitu dunia nyata dan dunia maya, seperti yang tertulis dalam judul cerpen ini.

Dalam cerita ini Maknyak cukup pintar untuk menceritakannya dari sudut pandang laki-laki atau suami sang blogger, dengan sudut pandang tersebut cerita terkesan tidak monoton dan lebih banyak sisi yang bisa dieksplorasi dari kehidupan blogger itu sendiri. Masalah-masalah yang timbul akibat aktivitas blog baik teknis maupun konflik interpersonal sebagai blogger pemula runtut tergambar dalam cerita ini, sampai pada akhirnya bagaimana seorang ibu muda yang tega menelantarkan pekerjaan rumah tangga dan anak-anaknya karena keasyikan ngeblog. Aneh bukan? tapi demikianlah kenyataannya bukan?

Perempuan dan Lelaki Maya. Pada cerpen yang kedua Maknyak masih bercerita tentang kehidupan blogger yang dibalut dengan kisah asmara antara Sinta dan Arjuna. Kisah asmara dalam dunia maya yang terjalin melalui komunikasi tulisan-tulisan baik melalui blog ataupun chatting. Lagi-lagi cerita ini merupakan gambaran nyata dari fenomena jatuh cinta di kalangan para netter yang cintanya bersemi diantara rangkaian kata tertata dalam blog ataupun ketikan kata dan emoticons bahasa chatting.

Fenomena-fenomena dunia maya, meski tidak mendetail digambarkan dalam cerita kedua ini. Mulai dari email, weblog, chatting sampai pada fenomena dari sisi buruk internet yaitu anonimitas. Seperti yang kita ketahui bahwa di dunia maya, ternyata juga dipenuhi oleh para pengecut yang menyembunyikan dirinya di balik anonimitas dunia maya. Pengecut-pengecut ini terkenal suka sekali membuat onar di dunia maya, baik dengan komentar-komentarnya yang asal bunyi ataupun mungkin dengan menggunakan nama orang lain untuk mengadu domba para blogger. Maknyak juga menggambarkan bagaimana kejengkelan para blogger yang menjadi korban dari para pengecut yang bersembunyi di balik proxy-proxy anonim.

Cerpen kedua ini lebih banyak menggambarkan bagaimana suatu hubungan interaksi personal terjalin dalam dunia maya. Hubungan emosional yang terjalin dengan realitas internal masing-masing individu dengan hanya mempersepsi tulisan tanpa melihat persepsi ekspresi bahasa tubuh lawan bicaranya. Suatu fenomena yang unik dalam dunia maya, ketika seorang tidak lagi mengandalkan apa yang dilihat dan dirasakannya untuk membangun realitas eksternal, namun lebih banyak bermain dalam ruang lingkup realitas internal.

Dalam dunia maya kita bebas menjadi apa dan siapa, begitu pula kita juga bebas mempersepsi orang lain di dunia maya seperti yang kita inginkan. Dari cerpen yang kedua ini kita sekali lagi diajak untuk bercermin dengan realitas bahwa dunia maya adalah permainan persepsi, yang bisa membuat kita jatuh terjebak dalam perselingkuhan cinta dengan perempuan-perempuan maya ataupun laki-laki maya. Sama seperti Sinta yang pada akhirnya harus menyerah dalam dekapan laki-laki maya yang lain selain Arjuna, yang ternyata adalah suaminya sendiri.

Secara keseluruhan cerpen yang memiliki tebal 191 halaman ini cukup baik dalam mengangkat tema-tema perempuan khususnya dalam tradisi, dan budaya. Cerpen pertama dan kedua dalam kumpulan cerpen ini sangat baik dibaca oleh para blogger sendiri baik pemula maupun yang telah lama menjadi blogger sebagai cerminan dari perilaku kecanduan mereka terhadap aktivitas menulis blog. Para pemerhati blogger dan kaum awam juga disarankan untuk membaca cerpen ini untuk mengetahui gambaran kehidupan sehari-hari seorang blogger bersama dengan fenomena-fenomena di dunia maya lainnya.

Saya sendiri memiliki beberapa pertanyaan yang muncul ketika membaca kumpulan cerpen ini. Mengapa Maknyak banyak menggunakan tokoh perempuan-perempuan muda yang telah menikah, ataupun sedang menuju pada pernikahan? Mengapa Maknyak cenderung bercerita dengan vulgar dan memasukkan unsur-unsur seksualitas dalam cerpen-cerpen tersebut?

Selamat Ulang Tahun Maknyak… !!!!
[3 November 2005]
++ Serambi Rumah Kita
++ Dunia Fiksi

Tags: , ,

Mood :

5 Responses :


1. Maknyak Says:

hohoho makasih ya kenz, atas reviewnya. saya pasang lagi di http://duniafiksi.blogspot.com yaa.

untuk pertanyaan Kenz, kenapa saya memasukkan seksualitas didalam cerpen2 ini adalah:

1. bahwa yang namanya seks dialam cyber memang ada. Saya kebtulan juga sering mengamati omongan orang di dunia maya dan bahkan menurut beritanya kadang2 sering dilanjutkan menjadi transaksi di luar net. kalau chatting di channel2 sendiri sering orang2 memberikan nomor Hp nya hanya untuk belanja2 seks. jadi karena saya membahas dunia cyber ya seks sebagian kecil dalam dunia maya harus diikutkan

2. Kekerasan terhadap perempuan bisa melalui apa saja. diantaranya seks. dan di Indonesia kekerasan dibidang seks ini masihjarang dibicarakan padahal terjadi dimana-mana. Makanya karena saya juga bicara tentang perempuan, saya juga ingin menyenggol wilayah ini untuk bisa mendapatkan perhatian dari banyak pihak. nah, sebetulnya saya sudah mencoba membalut adegan seks tersebut dengan simbol2 dan lucu2an.

hehe tetapi again ketika buku sudah berada ditangan pembaca maka yg berhak menilai sebuah teks adalah pembaca dan pengarang dalam hal ini menjadi mati. jadi mungkin memnag begitu adanya seperti yg di review kenz hehe..

makasih ya kenz. mudah2an bisa menjadi masukan buat saya untuk lebih bisa membungkus sesuatu yg vulgar dengan lebih indah. thanks.



2. MIAS Says:

pingin gabung nich



3. landy Says:

aku baru mau nulis tentang ini, makanya cari di google ke malah ke sini… makasih postingannya sebagai bahan masukan



4. sugar Says:

hai…emag ap sih asiknya cyber seks??
apa itu bisa bikin kita puas??
gimana caranya kalian nikmatin seks di dunia cyber gini???
bukannya lebih enak for real yah??? hehehehehehe



5. boy hidayat Says:

kayaknya bagus ya ? nambah pengetahuan seputar blogger dan mengenai blog, ngomong-ngomong mampir ya ke blog ku
makasih



Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



pakupaku

kenzKENZ.
Live in JOGJA [IDX0058] - INDONESIA,
interested in study about human behavior, enjoy some activities like coding, hiking in the mountains, surfing on the net, and listening 'hanging'.

Life Age: 13558 days
Emotional
97.5%
Bioritme Status
Physical
13.6%
Bioritme Status
Intellectual
-81.5%
Bioritme Status





Jangan Asal
Copy Paste, Blog Juga Hasil Karya Cipta.


Bloglines
Feedburner
Get KlipFolio
Get Firefox
Get Opera
Valid XHTML

Catatan Hanging RSS Feed RSS Entries
Catatan Hanging Comments RSS Feed RSS Comments
Catatan Hanging SideNotes RSS Feed RSS SideNotes

26q. 0.097s.
Powered by WordPress
© 2006
All rights reserved.

Kode Etik Blogger Indonesia