pakupaku
Monday, 04.12.2006 13:26

Mesin Antrian di Plaza Telkom Kota Baru Yogyakarta

Posted on Ergonomics.

Pada tanggal 30 November 2006 yang lalu saya datang ke Plaza Telkom Kota Baru Yogyakarta untuk mengurus pendaftaran Telkom Speedy. Saya baru pertama kali datang ke Plaza Telkom sehingga saya kebingungan untuk mengambil nomer antrian. Di situ hanya ada mesin nomer antrian dan monitor yang warnanya sudah memudar, tanpa ada petunjuk bagaimana mendapatkan nomer antrian. Lama saya di depan alat ini, mencoba menekan-nekan segala sesuatu namun tak kunjung berhasil. Tidak ada petugas yang memberi pengarahan di sini.

mesin-antrian-telkom.jpg

Akhirnya seorang pengunjung lain datang dan meletakkan tangannya di monitor tersebut, lalu keluarlah nomer antrian. Saya pun melakukan hal yang sama sambil menyesali kebodohan saya itu ternyata di samping monitor ada tulisan “TEKAN !” yang ditulis menggunakan pena. Saya kemudian duduk menunggu dan mengamati mesin itu. Ternyata saya tidak sendiri, pengunjung berikutnya juga kebingungan. Sesekali ada teriakan dari seseorang supaya menekan suatu tombol di monitor.

mesin-antrian-monitor.jpg

Teriakan itu berasal dari seorang petugas telkom yang mengenakan baju safari seperti pejabat. Dia duduk sekitar 10 meter dari mesin antrian. Petugas itu pun menjadi obyek pengamatan saya selama menunggu, terkadang dia berteriak dan pada waktu yang lain dia tersenyum sendiri sambil mengerjakan sesuatu di tempat duduknya ketika ada pengunjung yang kebingungan.

Setelah selesai berurusan dengan customer service telkom, saya beristirahat sejenak dalam ruangan tersebut sambil mengamati fenomena nomer antrian yang cukup menarik ini. Selama 15 menit pengamatan, ada sekitar 5 pengunjung dari 7 pengunjung yang datang mengalami kebingungan untuk menggunakan alat tersebut. Namun kali ini ada seorang petugas yang menghampiri dan memberikan petunjuk. Petugas ini duduk di samping petugas yang berbaju safari, dia bolak balik berjalan dari tempatnya ke mesin nomer antrian untuk membantu para pengunjung yang kebingungan mendapatkan nomer antrian.

Saya berpikir sampai kapan akan seperti ini, apakah ini hanya terjadi pada hari ini saja. Mungkin karena menggunakan sistem mesin antrian yang baru, atau mungkin petugas jaga mesin ini sedang beristirahat. Saya tidak tahu karena baru pertama kali datang kemari.

Hal sepele ini bisa jadi merupakan suatu potret pelayanan yang memalukan bagi penerima penghargaan BUMN Terbaik 2006. Pelanggan atau pengunjung bukan manusia bodoh, mereka dikaruniakan otak untuk berpikir dan menyelesaikan masalah. Jika kebanyakan orang bingung menjalankan suatu alat, maka kesalahan itu bukan terletak karena manusianya yang bodoh. Tapi kesalahan ada pada petunjuk yang tidak jelas. Oleh karena itu seharusnya pejabat Plaza Telkom Kota Baru Yogyakarta cepat tanggap untuk menghadapi kejadian seperti ini dan tidak malah menjadikan fenomena ini sebagai sebuah hiburan di atas kebingungan pengunjung baru.

Perusahaan sebesar telkom tentunya tidak menjadi masalah untuk mengganti monitor layar sentuh dengan yang lebih baik, dan memiliki warna yang tidak memudar sehingga terbaca dengan jelas. Saya juga percaya orang-orang telkom tentunya bisa membuat secarik kertas yang berisi petunjuk yang berbunyi SILAKAN TEKAN TOMBOL PADA KOTAK SEBELAH KIRI DI LAYAR MONITOR daripada menulisi sisi monitor dengan kata TEKAN !!! tanpa penjelasan apapun. Petunjuk yang lebih lengkap dapat ditempatkan di bawah atau di atas layar monitor sehingga terbaca dengan cepat ketika pengunjung berhadapan dengan mesin nomer antrian.

Tags: , ,

Mood : Marah emoticon

7 Responses :


1. kristee Says:

skarang lagi musim orang pada ganti ke speedy ya. duh duh pelayanannya ga prof banget siyy.



2. ananghd Says:

:D kalo boleh tahu kota baru itu mana yach :D



3. kenz Says:

Oh maaf. Lupa saya. Kota Baru Yogyakarta.



4. Catatan Hanging Says:

Evaluasi Pengunaan Telkom Speedy Selama 4 Bulan

Empat bulan yang lalu, saya mendaftarkan diri menjadi pengguna Telkom Speedy paket personal. Saya ingin menceritakan pengalaman saya selama menggunakan Speedy untuk menjawab permintaan seorang komentator blog saya dalam postingan tentang Telkom Speedy …



5. Voucha Says:

Kalau untuk bayar tagihan telepon atau speedy saya ga perlu antri tuh. Disuruh langsung ke loket. :D



6. lina Says:

wah, asyik tuch nggak perlu capek-capek berdiri untuk antrian



7. Giyatno Says:

perlu kami sampaikan bahwa ada 1 tiang telepon di depan Perum PERMATA ESTATE RT-05 RW-38 KLASEMANAN, NGABEAN WETAN SINDUHARJO NGAGLIK SLEMAN. menjorok ke tengah jalan dan sudah beberapa kali memakan kurban dan yang terakhir pada hari kamis, 14 agut 2008 terjadi tabrakan antara turuk dan kijang.
sehubungan hal tersebut mohon dari telkom untuk segera menggeser tiang tersebut. bahwa beberapa bulan yang lalu kami telah menyampaikan surat ke Telkom Jl. Kaliurang (Perujakan), namun sampai sekarang belum ada tindakan.
demikian atas perhatian serta tindakannya kami ucapkan terima kasih
Giyatno Ketua RT-05 RW-38 Klaseman



Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



pakupaku

kenzKENZ.
Live in JOGJA [IDX0058] - INDONESIA,
interested in study about human behavior, enjoy some activities like coding, hiking in the mountains, surfing on the net, and listening 'hanging'.

Life Age: 13558 days
Emotional
97.5%
Bioritme Status
Physical
13.6%
Bioritme Status
Intellectual
-81.5%
Bioritme Status





Jangan Asal
Copy Paste, Blog Juga Hasil Karya Cipta.


Bloglines
Feedburner
Get KlipFolio
Get Firefox
Get Opera
Valid XHTML

Catatan Hanging RSS Feed RSS Entries
Catatan Hanging Comments RSS Feed RSS Comments
Catatan Hanging SideNotes RSS Feed RSS SideNotes

29q. 0.094s.
Powered by WordPress
© 2006
All rights reserved.

Kode Etik Blogger Indonesia