pakupaku
Friday, 09.02.2007 14:54

Penyebar HIV Laknat ! Antara Hoax dan Kebenaran

Posted on Social Life.

Baru-baru ini seorang teman saya kembali menceritakan sebuah kisah tentang penyebar HIV di suatu tempat perbelanjaan dan bioskop di kota Jogjakarta. Cerita yang meresahkan tersebut sudah beberapa kali saya dengar dari teman-teman yang lainnya. Inti ceritanya mirip seperti hoax yang pernah saya baca dalam milis lima tahun silam, yaitu penyebaran HIV dengan menggunakan jarum suntik yang diletakkan di bangku sebuah tempat duduk bioskop di India. Meskipun sempat ngeri mendengarnya dan sedikit resah, namun saya masih menganggap berita di milis itu adalah sebuah hoax atau berita bohong yang disusun sedemikian rupa sehingga tampak benar adanya.

Kini lima tahun berlalu, isu ini muncul justru di kota tempat saya tinggal yaitu Jogjakarta. Teman di kampus, teman tetangga, dan teman di komunitas membicarakan cerita ini ketika mereka mengetahui saya ingin pergi ke bioskop tersebut. Saya masih berpandangan hal ini adalah hoax yang disebarkan oleh oknum tertentu baik sebagai tujuan bisnis maupun politik. Hal ini juga pernah dituliskan di detik.com dalam berita yang berjudul Penularan HIV Lewat Jarum Suntik di Bioskop Tidak Mungkin. Saya pun tetap datang ke bioskop tersebut dan menikmati film seperti biasanya, meskipun saya jadi lebih hati-hati ketika akan duduk di bioskop tersebut.

Namun pandangan saya mulai sedikit berubah, ketika membaca pengusutan yang dilakukan oleh Fay dalam forum Blogfam yang berjudul Sisi Gelap atau ketidaksengajaan pengidap HIV?


Akhirnya setelah menanti beberapa saat aku bisa jumpa Ibu Titik.
Beliau mengatakan bahwa berita itu benar adanya. bukan hanya satu orang yang positif kena AIDS bahkan dua orang. dua2nya cewek yang menjadi teman akrab dua orang putra Ibu Titik yang kuliah di UPN Yogyakarta jurusan Akuntansi angkatan 2006. Salah satu yang terkena AIDS tersebut ternyata setelah saya cek bukan kena jarum suntik di solo grandmall tapi di Bioskop TO/Twenty One yang ada di salah satu Mall di kota Yogyakarta.
Ibu titik bercerita betapa traumanya ODHA ini bercerita pada Beliau sehingga mereka berdua ngga mau lagi kuliah karena banyak orang yang mengucilkan mereka. Padahal cewek ini adalah anak pendiam, rajin kuliah, dan ngga ada riwayat memakai narkoba, free sex etc.

cewek ini udah 2x cek ke dokter dan memang dinyatakan positif kena AIDS.
Dear all netters, keknya hanya sampe di sini investigasi saya karena Ibu titik ngga mau ngasih tau nama 2 putranya ato ngasi tau no hpnya apalagi menyebut nama 2 orang ODHA tsb. soalnya Beliau ikut2 merasa takut kalo orang yang kena AIDS ini semakin mengurung diri dan menjauh dari masyarakat dan makin frustasi sehingga dijamin kerahasiaan data2 pribadinya…

Cerita tersebut sama seperti cerita yang saya dengar dari teman-teman, namun dalam cerita ini Fay mengaku telah melakukan kontak langsung dengan sumber berita nyata, bahkan memberikan nomer kontak untuk menghubunginya.

Berbicara tentang HIV adalah sebuah masalah sensitif bagi pengidap penyakit menular yang belum ada obatnya ini. Hal ini karena penyakit ini berkaitan dengan penderitaan dan kematian. Bayangkan saja, bagaimana ketika Anda mendapati diri Anda terkena penyakit ini? Dikucilkan oleh masyarakat? Dibatasi ruang geraknya? Menghabiskan banyak biaya pengobatan? Mungkin hidup hanya akan jadi sebuah tempat menunggu ajal yang pasti menjemput secara mengenaskan. Oleh karena itu wajar bila kemudian isu ini berkembang menjadi suatu isu yang meresahkan dalam masyarakat.

Beberapa hal pemikiran dibalik isu penyebaran HIV ini sebagai hoax adalah sebagai berikut :

1. Isu ini sengaja dimunculkan sebagai suatu strategi persaingan bisnis baik antara sesama bioskop ataupun bioskop dengan rental VCD di Jogjakarta. Dahulu di Jogjakarta ada beberapa bioskop, namun semenjak dua bioskop itu terbakar (dibakar?) hanya ada satu bioskop selama beberapa tahun dan rental VCD pun marak berkembang. Pertengahan tahun 2006, salah satu bioskop yang terbakar tersebut membuka kembali usahanya. Lalu munculah isu ini di kota Jogjakarta.

2. Isu ini sengaja dimunculkan oleh kelompok penderita HIV ataupun kelompok-kelompok lain pendukungnya sebagai propaganda untuk mengkritik minimnya keberpihakan pemerintah dan masyarakat Indonesia pada penderita HIV. Keresahan yang muncul sebagai akibat adanya hoax ini diharapkan dapat membuat perhatian semua pihak mengarah pada masalah ini.

3. Isu ini sengaja dimunculkan oleh penderita HIV untuk menutupi kebohongan asal penyebab penyakit ini. Contohnya seorang pengguna narkoba atau pelaku seks bebas baru menyadari bahwa mereka telah tertular, mereka akhirnya berbohong dengan mengarang cerita tersebut untuk menutupi perilaku menyimpangnya.

*Hal-hal diatas ini adalah kemungkinan-kemungkinan pemikiran saya, bukan sebuah pernyataan yang diambil dari suatu data.

Sebaliknya isu ini adalah sebuah kenyataan dan bukan hoax, namun terkesan menjadi hoax karena beberapa sebab, yaitu :

1. Korban perilaku ini merasa depresi, mulai menarik diri dari lingkungan sekitar sehingga tidak berani melaporkan masalah ini kepada aparat penegak hukum ataupun berterus terang kepada siapapun sehingga informasinya menjadi samar-samar karena tidak diketahui dengan jelas identitas sumber berita asli.

2. Perilaku laknat ini dilakukan oleh pengidap HIV sebagai pelampiasan rasa frustasi, penarik perhatian, pembalasan dendam terhadap rasa keadilan, dan juga kebencian pada masyarakat (anti-sosial).

Isu ini sudah sangat meresahkan menurut saya, oleh karena itu sebaiknya pemerintah turun tangan melalui aparat penegak hukum untuk mengusut isu ini sehingga masyarakat dapat mengetahui kebenaran sesungguhnya. Begitu juga dengan para korban perilaku laknat ini agar bersedia untuk melaporkan diri ke pihak yang berwenang, dengan catatan bahwa pihak yang berwenang berani menjamin kerahasiaan identitas para korban.

Jikapun berita ini adalah benar, atas nama kehidupan dan kemanusiaan saya memohon dengan sangat agar pelaku untuk menghentikan perilaku yang meresahkan ini. Saya sangat berempati dengan apa yang Anda rasakan. Orang-orang cacat, orang-orang sakit merupakan pengemban sebuah misi yang mulia dalam kehidupan. Misi untuk membuat manusia menjadi sadar akan kemanusiaannya dalam kehidupan yang tak kekal. Tidakkah hidup kita yang sebentar ini akan menjadi lebih bermakna dengan berbuat kebaikan pada semua orang?

Tags: , , ,

Mood :

30 Responses :


1. anggga Says:

wah saya bukan pecandu biaskop tuh MAs Guru…heheeh…sorry kalo keberatan daku panggil mas guru…



2. PriyayiSae Says:

untung aq ra duwe duit nggo nonton bioskop. Yo kwi mau…. untunge wong ra duwe duwit. he2



3. templank Says:

serem.. banget deh ini… sumpah kasihan banget..
berita ini emang semula gw juga ga percaya… tapi pas gw baca dari majalah persona anak psikolog.. gw malah merinding..
bener kata priyayisae untung ga punya duit gw aja belom pernah kebioskop.. mending nonton dikost nyaman…



4. kenz Says:

@angga
mas guru.. hakekeke… ;) wah mengingatkan saya pada sebuah sinetron, tapi saya lupa sinetron apa ya. terserah aja deh Ngga…



5. Uare Says:

wah hoax nya kok jadi ngeri begini
ati-ati wae lah semua
mending nonton film di rumah make surround 5.1
udah keyak bioskop kok he he



6. ekowanz Says:

lha ko quotenya ga ada??salah ya??

mksudnya "Tidakkah hidup kita yang sebentar ini akan menjadi lebih bermakna dengan berbuat kebaikan pada semua orang?"

bener tuh mas :D



7. chocoluv Says:

setuju ma priyayi & templank,,, untung saya ngga punya duit bwt ke bioskop,,, apalagi bioskop gede di mall baru itu, sama sekali belum pernah masuk :P

saya dulu jg ngira itu hoax, sampe suatu hari saya nonton berita di jogja tv kalo di afrika jg ada kasus seperti itu, dan pelakunya ketangkep. hmm,,, ya kita emg harus hati2… tapi kalo saya sih,,, pasrah saja… semua itu ditentukan sama Yang Di Atas kan? :)



8. toooooooooooooooooopics Says:

hmmm.. begitu ya menurut pandangan seorang psikolog.. terlepas dari tidaknya berita tersebut, yang penting tetep waspada.. say no to drugs!! say no to free sex!! (but say yes to sex.. hehehehe)



9. ancilla Says:

hmph…
bagaimana mau percaya ama hukum ya mas?
yang jelas-jelas diatur hitam-putih-nya aja blom bisa, apalagi yang menyangkut hubungan interpersonal?

daripada cape mikirin hukumnya, mending menyadarkan akan bahaya AIDS dan pengidap HIV bukan "virus" yang harus dikucilkan atau dikarantina…

dan bagi saya, sudah saatnya kita semua membuang segala jenis topeng yang menurut saya makin lama jadi makin munafik :p



10. kenji Says:

oh ini beneran ya, ta pikir dulunya itu HOAX…

sebenarnya ya (ini pendapat saya), ada kekurangan dari pengedaran2 informasi ini… saya tiap bulan selalu dapat message begini di YM, dan saya itu pasti ga percaya. Kenapa? salah satunya adalah pemilihan kalimat yang menuduh ga jelas seperti ini

hati hati ke mall amb… di sana kemarin ada yang ngebaret lengan teman saya dan melempar kertas bertuliskan ‘selamat anda baru saja bergabung……

Kemarin ada orang yang kena jarum suntik di bioskop ini… bla bla bla…. ati2 jangan ke sana

terus terang ya, bagaimana orang mo percaya klo konteks kalimatnya menyalahkan TKP…

ya hal ini memang ga bisa disalahkan, karena oknum sendiri bersifat maya, tak teridentifikasikan. karena oknum (subyek) ga jelas, korban (objek) ga keliatan, memang susah akhirnya untuk membentuk sebuah kalimat (fakta) yang jelas.

memang su** benar, tapi suka ga suka neither Objek atau Subjek harus punya kebesaran hati untuk nongol juga seh…



11. finkz Says:

ambil hikmahnya aja laa dari kejadian ini ;)



12. dewi Says:

mungkin sbnrnya hoax ada karena kisah nyata yah? dan jadi hoax krn berita yg disebarluaskan makin membahana serta tak masuk akal. cuman gitu2 seh, makasih aja.. setidaknya, jadi lebih waspada, asal ga jadi paranoid aja. cuman terkesan ma kalimat ini,

Tidakkah hidup kita yang sebentar ini akan menjadi lebih bermakna dengan berbuat kebaikan pada semua orang?

kenapa manusia jauh lebih manusiawi kalau dihadapkan pada kematian?



13. HOAXER Says:

HATI-HATI!
KALAU ANDA DUDUK DI BANGKU KULIAH YG BERSPONS!
ADA KEMUNGKINAN PENYEBARAN HIV/AIDS LEWAT JARUM YG SENGAJA DIPASANG DI KURSI ANDA!

HAL INI JUGA BERLAKU UTK WARNET2 DI INDONESIA!



14. mina Says:

kurang kerjaan amat ya kalo ada yang rajin naruhi jarum di spons2 kursi :D



15. anak autis Says:

yea right, aku udah pernah dnger isu2 kaya gini sejak beberapa tahun silam. kalo emang itu bukan hoax, hey.. bom yang meledak dimana2 itu juga beneran kok!

i mean, jangan sampe kena teror deh.. waspada boleh, but dont let yourself terrorrized :)



16. Lenia Says:

Mungkin memang HOAX, tetapi jadikan sebagai bahan waspada… siapa tahu ada ODHA-ODHA yang tidak bertanggung jawab malah melakukan HOAX tersebut.

Kita harus bersimpati pada ODHA, tetapi harus kita pilih ODHA yang pantas untuk kita terima. ODHA karena keturunan (dari bapak / ibu) dan ODHA karena perbuatan ODHA yang tidak bertanggung jawab (ingin menularkan pada yang lainnya, perkosaan, jarum suntik, silet, dll).

ODHA karena sex bebas & drugs? ke laut ajah… siap-siap buat dikucilin dan kalau bisa dimusnahin… berani berbuat nggak mau tanggung resiko, malah egois lagi… nularin ke orang lain karena ngerasa didiskriminasiin. Yalah, ODHA-ODHA kayak gitu wajar banget dikucilin… yang biasa aja udah dipandang rendah, apalagi yang plus LAV(HIV).

Huehuehue,,, satu lagi… ODHA jangan egois ya… kalau bisa ODHA jangan nikah deh sampai tidak ada lagi ODHA… Kesian anak-anak kalian, nanti bisa dikucilkan… kesian juga orang non-ODHA, nggak tau kalian ODHA tiba-tiba jadi ODHA juga. Kalau dipikir egois nggak juga. Egois itukan berdasarkan kuantitas orang yang beroposisi. dari seluruh orang indonesia, sekian persen saja yang ODHA.



17. cHaNy Says:

aku ga pecaya c,, tpi jg takut,, d tempatku jg lg rame2nya isu ini, tpi ya gtu juga,, ga jelas,,, hmmmm smua orang pasti mati dgn jln bda2 pula,, waspada aja,, mudah2an kita smwa sllu dlm lindungan ALLAH SWT.. amiin



18. Manticore Says:

Khoirunnas anfa’uhum linnas (hadits)
sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi manusia lainnya.
Hoax/ bukan, hendaknya kita selalu waspada dan berada pada jalur yang benar.
hehe… kayak aa gim :P



19. andre Says:

dah nggak usah pedulikan, selama kita berserah ke Tuhan, mana ada bahaya menimpa kita. "Sesungguhnya dalam ketakutan akan Tuhan terdapat ketentraman"

Cheers



20. Kanaya Says:

menuruut gw orang yg iseng ky begitu hanyalah wong deso yang katro….
heh,,,,para hoax…
Puas…puas…??//??
ketimbang begitu mending bikin film aja di rumah atau….
hohohoho



21. icha Says:

Di malang juga mulai rame isu kayak gini. Modusnya, menurut cerita beberapa temen, macem2. Beberapa korban juga sempet disebut, dan aku sekarang lagi nyusurin rantai yang panjang itu buat ketemu langsung ma korbannya. Aku bener-bener pengen ngusut tuntas kasus ini. So…kalo ada temen2 yang punya informasi lebih, kasih tau aku ya…! Thanks!



22. asna Says:

malang semakin parah…
katanya dari isu udah ada mahasiswa UM, Unibraw, unmuh yang kena..
Isunya lagi dah nyebar di tempat-2 umum kayak di LAN, kereta dsb.. ngeri….



23. WahJOe Says:

wah2 ni kasus dah mulae meresahkan bgett ya.gw yakin walaupun qt cm anggep ni isu doang tp pasti ada kkhawatiran.wlopunn dkit didlm lubuk hati qt.qt msti hati2 kloo kluwar kmna2.ada was2 gt.cz trnyata dah akeh korban,UNBraw,UN,UNMUh.tp smua msh samar gt.
gmn mas2 penegak hukum?? hajarr ajaa.aq jg pgen usut isu ini smpee tuntass.tas.bkl takselidiki. HMMM….



24. heri Says:

Menurut penelitian terbaru hiv bukan penyebab AIDS, tapi obat2an terlarang yang dipakai oleh drug user dan para gay. HIV tidak menular lewat hubungan sex, menurut penelitian aids terbesar dan terlama di dunia oleh Dr Nancy Padian selama 10 tahun tidak menunjukkan HIV menular lewat hubungan sex. Prof David Rasnick dari amerika juga menunjukkan HIV tidak berbahaya dan tidak menyebabkan AIDS, tetapi adalah reaksi kimia dari obat2an. Bahkan penemu HIV yaitu Gallo juga mengakui hal itu belakangan, tetap media dan industri obat2an sudah untung besar dan tak mau mengakui bahwa HIV TIDAK menyebabkan AIDS.



25. dana Says:

apapun yang terjadi, kita harus tetep ‘care’ ma ODHA
jangan jadikan HOAX(atau nonHOAX) ini sebagai alasan untuk kita mejauhi mereka



26. maya Says:

sumpah…gw bingung…
baca di website 1,,katanya gak mungkin mnular..
di website yang lain dapat menular…
gw gak tau mana yang musti gw percaya…
gw suka banget nnton di 21…
tapi sejak isu itu,,,gw sll parno..n ngerasa da yang tajem n nusuk" di punggung gw,,..padahal tu merk d baju gw…
plizzz….
tuntas habis masalah ni ya kawan..
seandainya da perkembangan,,,pliz disebarkan….
thanx 4 ur information



27. haider Says:

wah klo, gitu bisa jg kan lewat jalan yang lain, misalnya, naroh jarum suntik, di angkot/kenadaran umum, tus, naruh jarum suntik di jalan, trus….ah elo banyangin sendiri, so, apakah kita akan mengunci kita dlam kehidupan sehari-hari, ingat!, jodoh, rizki, dan mati tuh tuhan yang ngatur. tanpa hiv kita juga bisa mati, jadi klo ga punya duit kebioskop, bukan jaminan tuk ga bisa mati…..!!!



28. Rhodea Rosea Says:

kayaknya ini cuman Hoax, soalnya aku juga dpaet sumbernya dari blog http://hoax.wordpress.com/2006/11/, malahan ini cerita dari terjemahan cuman disesuaikan dengan kondisi di indo aja.



29. Aticha cute aBiz Says:

Gle. . . Aids, ,pembunuh harapan mua orang. . . .palaGi orang yg sgaja mw nyebArin aids.perlu ditU2k t kepalanya!



30. chiewwwwwwwwww Says:

jgn pda prcaya HIV ga smudah itu bs menular….HIV cma bsa menular ole jarum suntik..free sex{cairan sperma)..ASI…n transfusi darah..n satu lgi virus HIV bs mati klo da d luar udara…jd klo cma kna drah virus hiv ke kulit qta klo keadaan kulit qta ga da tg luka..tu virus ga mngkin msuk…ghitu loh ade2..n satu lgi qt ga prlu mnjauhi ODHA (orang dengan HIV AIDS) karena virus tu ga gmpang menular k tubuh qta..wlo qt berpelukan,bersentuhan,ngobrol…bahkan makan breng mereka…mereka sama aj ma qt….mungkin tu yg nyebarin isu itu org yg msih primitif



Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



pakupaku

kenzKENZ.
Live in JOGJA [IDX0058] - INDONESIA,
interested in study about human behavior, enjoy some activities like coding, hiking in the mountains, surfing on the net, and listening 'hanging'.

Life Age: 13558 days
Emotional
97.5%
Bioritme Status
Physical
13.6%
Bioritme Status
Intellectual
-81.5%
Bioritme Status





Jangan Asal
Copy Paste, Blog Juga Hasil Karya Cipta.


Bloglines
Feedburner
Get KlipFolio
Get Firefox
Get Opera
Valid XHTML

Catatan Hanging RSS Feed RSS Entries
Catatan Hanging Comments RSS Feed RSS Comments
Catatan Hanging SideNotes RSS Feed RSS SideNotes

26q. 0.122s.
Powered by WordPress
© 2006
All rights reserved.

Kode Etik Blogger Indonesia