<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah - Catatan Hanging</title>
	<atom:link href="http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html</link>
	<description>Catatan Hanging is a personal blog about psychology, psychoblogology, internet, social life, journey, ergonomics, linux, computer health, collection, faith, and anything.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 08:24:20 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html/comment-page-1#comment-10056</link>
		<dc:creator>dobelden</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 02:50:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/?p=1139#comment-10056</guid>
		<description>ah.. itu ular jg kelayapan dirumah ku :(</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah.. itu ular jg kelayapan dirumah ku :(</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html/comment-page-1#comment-10051</link>
		<dc:creator>no name</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 18:53:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/?p=1139#comment-10051</guid>
		<description>bahaya itu mesti hati hati, kalo gak percaya baca nih http://siouxindonesia.multiply.com/reviews/item/3</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bahaya itu mesti hati hati, kalo gak percaya baca nih <a target="_blank" rel="nofollow" href="http://blog.kenz.or.id/goto/http://siouxindonesia.multiply.com/reviews/item/3"  rel="nofollow">http://siouxindonesia.multiply.....ews/item/3</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html/comment-page-1#comment-9981</link>
		<dc:creator>Heru</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 12:24:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/?p=1139#comment-9981</guid>
		<description>Kmrn saya juga habis menangkap jenis ular ini, ciri sama persis yang dijelaskan agan2 tadi. Kalau Saya searching di Intenet namanya Ular Picung, dan sangat berbahaya. Kmdn saya barusan ke rumah tetangga yang pelihara ular dirumahnya, dia bilang ini namanya Ular Pudak Bromo dan racunnya lebih berbahaya daripada Ular Cobra. 
Ularnya skrg msh ada, dan saya kurung dalam pralon 4&quot; yang kedua ujungnya saya tutup dengan karung beras.
Kalau agan-agan yang minat bisa tuch buat peliharaan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kmrn saya juga habis menangkap jenis ular ini, ciri sama persis yang dijelaskan agan2 tadi. Kalau Saya searching di Intenet namanya Ular Picung, dan sangat berbahaya. Kmdn saya barusan ke rumah tetangga yang pelihara ular dirumahnya, dia bilang ini namanya Ular Pudak Bromo dan racunnya lebih berbahaya daripada Ular Cobra.<br />
Ularnya skrg msh ada, dan saya kurung dalam pralon 4&#8243; yang kedua ujungnya saya tutup dengan karung beras.<br />
Kalau agan-agan yang minat bisa tuch buat peliharaan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html/comment-page-1#comment-9780</link>
		<dc:creator>poegoeh</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 06:07:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/?p=1139#comment-9780</guid>
		<description>kalo di tempat saya namanya pudak bromo kebetulan jadi salah satu peliharaan saya juga...
ular ini bukannya lemah bisa nya tapi karena taringnya berada di belakan maka ular ini agak sulit menyuntikkan bisa nya,beberapa gigitan yang tidak ber-efek kemungkinan dikarenakan orang tersebut tergigit tidak sampai taringnya hanya terkena bagian gigi nya yang depan...
Untuk menyuntikkan bisanya ular ini harus menggigit sampai dalam ke mulutnya agar korban terkena taringnya... Bisa ular ini tergolong tinggi dan berbahaya karena menyerang pembuluh darah...

oh ya mengenai sifat ular ini memang sulit di tebak, ular yang saya pelihara sampai saat ini terlihat jinak dan sering saya handle namun saya tetap waspada dan berhati-hati karena bahayanya efek gigitan ular ini... ular yang saya pelihara saya beri makan cicak, katak, kadal...

Mengenai habitat ular ini saya sering menemukan ular ini di pinggiran sawah sering saya temukan malam hari namun pernah juga saya temukan siang hari saat dia sedang menyantap seekor katak...

yang pasti saya rekomendasikan ular ini sebagai ular yang berbahaya dan apabila ingin memeliharanya harus hati2 karena sifatnya yang tidak mudah di tebak... walau berbahaya jangan membunuh ular ini bila bertemu dengannya lebih baik tetap tenang karena biasanya ular ini akan menghindari manusia...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo di tempat saya namanya pudak bromo kebetulan jadi salah satu peliharaan saya juga&#8230;<br />
ular ini bukannya lemah bisa nya tapi karena taringnya berada di belakan maka ular ini agak sulit menyuntikkan bisa nya,beberapa gigitan yang tidak ber-efek kemungkinan dikarenakan orang tersebut tergigit tidak sampai taringnya hanya terkena bagian gigi nya yang depan&#8230;<br />
Untuk menyuntikkan bisanya ular ini harus menggigit sampai dalam ke mulutnya agar korban terkena taringnya&#8230; Bisa ular ini tergolong tinggi dan berbahaya karena menyerang pembuluh darah&#8230;</p>
<p>oh ya mengenai sifat ular ini memang sulit di tebak, ular yang saya pelihara sampai saat ini terlihat jinak dan sering saya handle namun saya tetap waspada dan berhati-hati karena bahayanya efek gigitan ular ini&#8230; ular yang saya pelihara saya beri makan cicak, katak, kadal&#8230;</p>
<p>Mengenai habitat ular ini saya sering menemukan ular ini di pinggiran sawah sering saya temukan malam hari namun pernah juga saya temukan siang hari saat dia sedang menyantap seekor katak&#8230;</p>
<p>yang pasti saya rekomendasikan ular ini sebagai ular yang berbahaya dan apabila ingin memeliharanya harus hati2 karena sifatnya yang tidak mudah di tebak&#8230; walau berbahaya jangan membunuh ular ini bila bertemu dengannya lebih baik tetap tenang karena biasanya ular ini akan menghindari manusia&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2009/03/18/menangkap-ular-kedua-kali-di-rumah.html/comment-page-1#comment-9437</link>
		<dc:creator>hefa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jan 2011 09:59:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/?p=1139#comment-9437</guid>
		<description>sama dong, rumahku di kompleks yg berbatasan kampung sebelah. setahun dapat 4. yang 3 dibunuh, yg 1 lari. aku takut sih ama ular. kalo liat langsung ambil golok terus dibunuh aja drpd gigit anak. gak berani megang, ngambilnya juga pake sapu... gmn caranya biar ular gak mampir lg ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sama dong, rumahku di kompleks yg berbatasan kampung sebelah. setahun dapat 4. yang 3 dibunuh, yg 1 lari. aku takut sih ama ular. kalo liat langsung ambil golok terus dibunuh aja drpd gigit anak. gak berani megang, ngambilnya juga pake sapu&#8230; gmn caranya biar ular gak mampir lg ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

