<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>intervensi psikologi Archives  - Catatan Hanging</title>
	<atom:link href="http://blog.kenz.or.id/tag/intervensi-psikologi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.kenz.or.id</link>
	<description>Catatan Hanging is a personal blog about psychology, psychoblogology, internet, social life, journey, ergonomics, linux, computer health, collection, faith, and anything.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Jan 2012 11:56:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>intervensi psikologi Archives  - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2006/06/01/mendampingi-anak-pasca-trauma-gempa-bumi-jogja.html</link>
		<comments>http://blog.kenz.or.id/2006/06/01/mendampingi-anak-pasca-trauma-gempa-bumi-jogja.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jun 2006 02:04:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kenz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[ptsd]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/2006/06/01/mendampingi-anak-pasca-trauma-gempa-bumi-jogja.html</guid>
		<description><![CDATA[Gempa Bumi di Jogja dan sekitarnya yang terjadi beberapa hari yang lalu merupakan suatu peristiwa traumatis bagi korban yang mengalaminya, khususnya anak-anak. Pengalaman bencana secara langsung telah menempatkan anak-anak dalam situasi ketidakberdayaan dan ketakutan yang mendalam. Dalam situasi tersebut anak-anak juga rentan mengalami Post-traumatic stress disorder (PTSD) dan gangguan kecemasan. Kebanyakan anak akan menunjukkan tanda-tanda [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.kenz.or.id/2006/06/01/mendampingi-anak-pasca-trauma-gempa-bumi-jogja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>intervensi psikologi Archives  - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2006/05/31/bantuan-emosional-untuk-korban-gempa-jogja.html</link>
		<comments>http://blog.kenz.or.id/2006/05/31/bantuan-emosional-untuk-korban-gempa-jogja.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 May 2006 03:11:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kenz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[gempa bumi]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[trauma]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/2006/05/31/bantuan-emosional-untuk-korban-gempa-jogja.html</guid>
		<description><![CDATA[Gempa bumi di Jogja dan sekitarnya pada hari Sabtu, 27 Mei 2006 benar-benar merupakan suatu tragedi yang sangat menyedihkan bagi semua korban yang mengalami bencana. Ribuan orang telah kehilangan tempat tinggal dan harta benda, kehilangan orang-orang yang dicintai, kehilangan harapan hidup, kehilangan pekerjaan dan juga kehilangan semangat untuk melanjutkan hidup. Mereka tidak hanya terluka secara [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.kenz.or.id/2006/05/31/bantuan-emosional-untuk-korban-gempa-jogja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>intervensi psikologi Archives  - Catatan Hanging</title>
		<link>http://blog.kenz.or.id/2006/03/08/5-fase-orang-yang-berduka-akibat-kematian.html</link>
		<comments>http://blog.kenz.or.id/2006/03/08/5-fase-orang-yang-berduka-akibat-kematian.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Mar 2006 00:52:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kenz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[kematian]]></category>
		<category><![CDATA[psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kenz.or.id/2006/03/08/5-fase-orang-yang-berduka-akibat-kematian.html</guid>
		<description><![CDATA[Kematian merupakan akhir dari tahap kehidupan manusia. Setiap orang yang hidup akan mengalami kematian. Ketidakpastian tentang kematian itu sendiri menimbulkan rasa takut pada diri manusia. Demikian juga dengan kematian salah satu anggota keluarga ataupun teman dekat, akan menimbulkan rasa duka cita bagi orang yang ditinggalkannya. Menurut Dr. Elisabeth Kubler-Ross, seorang psikiatri dari Swiss, Ada lima [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://blog.kenz.or.id/2006/03/08/5-fase-orang-yang-berduka-akibat-kematian.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

