pakupaku

Wednesday, 25.06.2008 [ Social Life ]

Tong kosong, nyaring bunyinya tapi sedikit manfaatnya selain memekakkan telinga. Aksi massa yang dilakukan oleh seratusan orang yang mengaku mahasiswa kemarin dilaporkan sangat anarkis. Apakah mereka betul adalah mahasiswa? Mahasiswa yang seyogyanya menggunakan akal pikir otaknya untuk bergerak menegakkan kebenaran ternyata hanyalah kumpulan orang yang telah berubah menjadi sangar dan mengerikan. Itukah cermin calon pemimpin bangsa Indonesia? Selalu mengutamakan kekerasan dalam bertindak?

Aksi massa yang dilakukan mahasiswa kemarin benar-benar suatu pergerakan yang tidak cerdas. Lebih banyak kerugiannya dibanding keuntungan dari aksi tersebut. Satu pertanyaan yang muncul adalah apakah benar mahasiswa murni memperjuangkan rakyat yang sedang menderita atau justru menjadi ALAT POLITIK bagi perebutan kekuasaan di Indonesia?

Apa yang diperoleh oleh rakyat dengan aksi massa tersebut? Selain menghasilkan :
- Kemacetan parah, sehingga kegiatan banyak orang terhambat. Produktivitas orang-orang bekerja juga terhambat. Banyak sopir-sopir angkutan masal yang penghasilannya berkurang karena tidak bisa bekerja.
- Rasa takut dan kecemasan. Bagaimana rasanya jika anda adalah ibu-ibu yang ada di bus yang dihentikan dan diusir keluar? atau bagaimana rasanya jika anda menjadi penumpang mobil berplat merah yang digulingkan dan dibakar?
- Korban-korban kekerasan fisik dari mahasiswa dan polisi.
- Kerusakan material baik pagar dewan, mobil yang dibakar, maupun fasilitas umum lainnya yang nota bene adalah hasil uang rakyat.
- Mahasiswa turut memperparah global warming dengan membakar ban bekas!!!

Read the rest of this entry »


Posted by Kenz at 6:46 on Catatan Hanging | 16 Comments |
Wednesday, 11.06.2008 [ Social Life ]

Kemarin saya mengikuti ujian Psikologi Forensik, ada dua soal kasus yang berkaitan dengan fenomena FPI (Front Pembela Islam). Kasus pertama adalah pro dan kontra pembubaran FPI dan kasus kedua yaitu tentang profiling dari FPI berupa modus operandi dan signature-nya.

Pada kasus pertama, saya mencoba memahami mengapa orang pro dengan FPI, kemungkinan ada dua jawaban utama yaitu karena FPI membela agama mereka, kedua karena FPI menjadi ‘polisi’ untuk menegakkan Syariah Islam di Indonesia.

“Kita akan turun langsung mencabut atribut Ahmadiyah yang masih terpasang, termasuk plangnya,” ujar Ketua FPI Sumut Najid Hasan Sanusi kepada wartawan di Medan, Sumut, Selasa (10/6/2008).
Sumber Berita: FPI Sumut Ultimatum Ahmadiyah Turunkan Atribut

Menurut saya, artikel berita di atas adalah salah satu contoh bagaimana FPI memainkan peran sebagai ‘polisi’ yang memiliki wewenang untuk melakukan tindakan penegakan hukum bagi pelanggar aturan/ hukum. Contoh yang lainnya mungkin dapat dilihat dalam berbagai aksi kekerasan yang ditunjukkan FPI ketika membubarkan aksi AKKB di Monas ataupun aksi-aksi FPI dalam melakukan penutupan majalah PlayBoy dan tempat-tempat hiburan malam.

Read the rest of this entry »


Posted by Kenz at 6:04 on Catatan Hanging | 95 Comments |
Tuesday, 03.06.2008 [ Social Life ]

Apakah negara ini masih berideologi PANCASILA? Saya kira menarik ketika melihat kasus Front Pembela Islam (FPI) yang menyerang Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) di Monas pada 1 Juni 2008 kemarin. Kekerasan yang dilakukan FPI adalah cerita lama, dan selama itu pula tidak pernah mendapat tindakan hukum yang tegas dan jelas. Menurut saya ada tiga alternatif kemungkinan mengapa tidak ada tindakan tegas yaitu 1. Pemerintah Takut FPI 2. FPI anak emas Pemerintah 3. Indonesia menganut hukum rimba bukan hukum positif. Mana yang benar? Saya tidak tahu, mungkin tidak ada yang benar.

Saya tertarik dengan cuplikan berita hari-hari terakhir ini yang saya ambil dari detik.com (-semoga saja reporter detik tidak asal membuat berita). Cuplikan berita-berita ini membuat saya berkesan tentang perilaku dan karakter kepribadian FPI :

Read the rest of this entry »


Posted by Kenz at 12:18 on Catatan Hanging | 55 Comments |
Monday, 09.04.2007 [ Psychology ]

IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) adalah nama baru dari STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri). Sekolah ini adalah sekolah kedinasan yang dikelola oleh Departemen Dalam Negeri untuk mendidik calon-calon aparat pemerintahan di Indonesia. Kematian Wahyu Hidayat pada tahun 2003, telah membuka kebobrokan suatu sistem dan budaya “pembinaan” yang telah ada semenjak STPDN berdiri. Apalagi setelah beberapa adegan kebrutalan tersebut ditayangkan oleh beberapa media massa sehingga menimbulkan gejolak kemarahan masyarakat terhadap STPDN pada waktu itu.

Kini sistem dan budaya pembinaan tersebut kembali memakan korban jiwa seorang praja yang bernama Cliff Muntu. Masyarakat seakan mengalami dejavu dari peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu. Perubahan nama STPDN menjadi IPDN terbukti bukan langkah yang tepat untuk menghilangkan budaya kekerasan yang telah berakar kuat dan mendarah daging dalam setiap insan civitas akademik kampus tersebut. Ilustrasi dari blog ini sangat tepat mencerminkan keadaan IPDN sekarang ini.
Read the rest of this entry »


Posted by Kenz at 21:32 on Catatan Hanging | 28 Comments |
Thursday, 24.08.2006 [ Social Life ]

Hari ini saya mengantar teman saya yang menjadi panitia ospek di Fakultas Psikologi UGM. Jam masih menunjukkan pukul 04.50 pagi, namun sepanjang jalan di depan fakultas sudah dipenuhi para panitia Ospek. Beberapa mahasiswa berpakaian seragam hitam sudah tampak berjaga di jalanan. Mereka melihat saya dengan tatapan tajam, termasuk ketika saya nekat memasuki area mereka tanpa mematikan mesin motor. Saya jadi ingat, beberapa tahun yang lalu saya hampir berkelahi dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya karena mereka menghalangi saya masuk ke jalan yang sama dengan pentungan di tangan dan wajah arogansinya, padahal saya juga panitia OSPEK di kampus yang berbeda.

Seperti yang kita ketahui OSPEK atau apapun namanya kini, telah menjadi suatu tradisi yang melembaga sejak dahulu pada institusi pendidikan di Indonesia seperti SMA dan Perguruan Tinggi terutama pada masa penerimaan pelajar/ mahasiswa baru.

social life  10 Alasan Mengapa Ospek Harus Dihapuskan Dari Sistem Pendidikan di Indonesia

Pada dasarnya kegiatan OSPEK memiliki tujuan mulia untuk mempersiapkan pelajar/ mahasiswa baru untuk memasuki lingkungan pendidikan yang baru dengan serangkaian acara ceramah, tugas-tugas aneh, tetek bengek atribut-atribut, segudang sanksi hukuman yang dipadatkan dalam beberapa hari.

Sejak tahun 1995an, kasus OSPEK mulai muncul di media publik seiring dengan banyaknya korban yang terus berjatuhan. Lalu OSPEK pun berganti-ganti baju untuk memperhalus dan memulihkan citranya sebagai ajang penggojlokan.
Read the rest of this entry »


Posted by Kenz at 9:59 on Catatan Hanging | 164 Comments |


pakupaku

kenzKENZ.
Live in JOGJA [IDX0058] - INDONESIA,
interested in study about human behavior, enjoy some activities like coding, hiking in the mountains, surfing on the net, and listening 'hanging'.

Life Age: 11793 days
Emotional
90.1%
Bioritme Status
Physical
-99.8%
Bioritme Status
Intellectual
75.6%
Bioritme Status

SideNotes
January 1st 2012
Fakultas Psikologi UGM
Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

January 1st 2012
UKP Psikologi UGM
Unit Konsultasi Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

March 28th 2009
The Science Of Ghosts
Situs ini membahas tentang hantu dan penampakannya dari sudut pandang ilmiah.

More SideNotes »




Shout Box
Nama :
Email :
URL Blog :
Message :
NID

Recent Comments
February 1, 2012
6 days 4 hours
KODE ETIK BLOGGER INDONESIA
harus beretika.. by hidayat

January 24, 2012
14 days 12 hours
Ketika Mereka Chatting dengan Asri (Chatbot)
Aplikasinya menarik :) Sudah bisa diunduh untuk dicoba kah ? by Agung Kurniawan

January 20, 2012
18 days 0 hours
45 Butir Pengamalan Pancasila
sIapa yang gak hafal pancasila… bRrti bukan orang INDONESIA… Hekehehehe by Rizal

January 17, 2012
21 days 0 hours
45 Butir Pengamalan Pancasila
suwon yaaaa,,,, udh bantuin bwat ngerjain tugassss,,, thanks bgt,,, bwat pancasila,,, dan indonesiaq tercintaq ini,,, MAJUUU... by lesrariii

January 13, 2012
25 days 9 hours
45 Butir Pengamalan Pancasila
tidak ada di DUNIA dasar negara sacakap NEGARA kita mengapa sekarang se olah2dilupakan oleh apatratur NEGARA kalau saja... by aliu can


PulsaSuper

PulsaChips
Jangan Asal
Copy Paste, Blog Juga Hasil Karya Cipta.


Bloglines
Feedburner
Get KlipFolio
Get Firefox
Get Opera
Valid XHTML

Catatan Hanging RSS Feed RSS Entries
Catatan Hanging Comments RSS Feed RSS Comments
Catatan Hanging SideNotes RSS Feed RSS SideNotes

28q. 0.494s.
Powered by WordPress
© 2006
All rights reserved.

Kode Etik Blogger Indonesia