Hari ini pesta demokrasi Indonesia sesi legislatif dilaksanakan, kali ini saya dipaksa untuk GOLPUT! Entahlah ada apa dengan sistem pendaftaran PEMILU 2009. Nama saya tidak terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap), padahal saya sudah tinggal 8 tahun, punya Kartu Keluarga, punya KTP dan juga terdaftar dalam PEMILU 2004.

Sangat berbeda dengan 5 tahun yang lalu, saya didata oleh petugas sensus pemilu, kemudian saya mendapatkan kartu peserta pemilu 2004. Saya masih ingat, beberapa malam sebelum PEMILU, pak RT datang malam-malam ke tempat saya untuk meminta bantuan dalam menyeleksi dan membagikan kartu peserta pemilu dan undangan di lingkungan perumahan sekitar saya.
Pemilu tahun 2009, jangankan didata, bahkan pak RT (sudah berbeda dengan yang 5 tahun yang lalu) tidak melakukan sosialisasi pemilu di perumahan sekitar saya. Jadi saya tidak begitu terkejut ketika mendapati nama saya tidak terdaftar dalam DPT Pemilu 2009. Saya ternyata tidak sendiri, karena banyak juga warga perumahan saya yang tidak terdaftar dalam pemilu kali ini.
Read the rest of this entry »

