Thursday, 20.07.2006
[
Social Life ]
Seperti yang saya ketahui bahwa negara Indonesia adalah negara yang sangat produktif dalam menghasilkan kutukan dan hujatan baik bagi sesama warganegaranya sendiri, maupun bagi negara-negara asing khususnya yang kebarat-baratan. Tak selang beberapa waktu setelah tsunami melanda pantai Laut Selatan Jawa, mulai bermunculan hujatan dan kecaman. Kali ini Menneg Ristek yang kena kecaman karena dianggap lalai memberikan informasi kepada publik.
Menyalahkan orang lain adalah nomer satu dibanding memberikan bantuan kepada korban bencana di negeri ini. Hal ini sama dengan media-media berita kita yang menyalahkan pemerintah yang terkesan lambat dalam menyalurkan bantuan dalam bencana gempa bumi yang melanda Jogja dan Jateng akhir Mei 2006 yang lalu. Padahal situasi medan, banyaknya korban dan luasnya daerah bencana menjadi faktor penghambat utama dalam penyaluran distribusi bantuan kala itu.
Apa salahnya jika energi kita menyalahkan orang lain digantikan dengan energi untuk membantu dan memperbaiki sistem secara bersama-sama? Begitu munafikkah masyarakat negara kita sehingga melihat dengan jelas selumbar di mata orang lain tetapi balok di mata kita sendiri tidak terlihat?
Read the rest of this entry »
Posted by
Kenz at 9:47 on
Catatan Hanging |
11 Comments |
Thursday, 15.06.2006
[
Social Life ]
Posted by
Kenz at 9:25 on
Catatan Hanging |
13 Comments |
Friday, 02.06.2006
[
Social Life ]
Mungkin kesibukan saling menyalahkan dan mengecam satu sama lain sudah menjadi kekhasan bangsa kita dalam menghadapi berbagai bencana yang silih berganti. Beberapa waktu yang lalu, seorang artis mengecam pengendara mobil mewah yang tidak mau berhenti menyumbangkan uang bagi korban Gempa Jogja. Bagaimana jika pengendara itu memang tidak membawa uang? Atau mungkin dia memilih menyumbang uang melalui bank dalam jumlah yang lebih besar?
Ada lagi seorang tokoh politik yang menyalahkan pejabat karena banyak pejabat yang tidak mau datang ke lokasi bencana untuk memberikan empati kepada korban? Tetapi ketika giliran pejabat datang ke lokasi bencana, media memberitakan bahwa kedatangannya tidak berguna dan menganggu kelangsungan proses evakuasi korban. Jika Anda jadi pejabat apa yang ada lakukan? Begini disalahkan, begitu disalahkan?
Beberapa orang yang katanya ahli dalam masalah penanganan bencana, hanya bicara, dan bicara di televisi dan radio. Lagi – lagi menyalahkan prosedur birokrasi, ataupun kesalahan sistem manajemen penanganan bencana yang dilakukan oleh banyak pihak. Saya tidak tahu apakah hal yang mereka bicarakan itu akan memecahkan masalah?
Read the rest of this entry »
Posted by
Kenz at 1:15 on
Catatan Hanging |
3 Comments |
Thursday, 01.06.2006
[
Social Life ]
Hari ini adalah Hari Lahir Pancasila, dan saya yakin sebagian dari kita tidak bisa menyebutkan dengan benar kelima sila dari Pancasila. Apalagi disuruh menyebutkan 45 butir pengamalan Pancasila seperti yang tertuang dalam P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) pada Tap MPR No. II/MPR/1978.
Seandainya saja Bangsa Indonesia benar-benar meresapkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, tentunya degradasi moral dan kebiadaban masyarakat kita dapat diminimalisir. Kenyataannya sekarang yaitu setelah era reformasi, para reformator alergi dengan semua produk yang berbau orde baru termasuk P4 sehingga terkesan meninggalkannya begitu saja. Belum lagi saat ini jati diri Indonesia mulai goyah ketika sekelompok pihak mulai mementingkan dirinya sendiri untuk kembali menjadikan negara ini sebagai negara berideologi agama tertentu.
Read the rest of this entry »
Tuesday, 30.05.2006
[
Social Life ]
Pagi ini kedua adek saya berangkat ke Bantul dan Jalan Parangtritis untuk menjadi relawan korban bencana gempa Jogja. Sore hari ini, adek saya perempuan sudah pulang dengan badan basah kuyup karena harus menerjang hujan dalam perjalanan Bantul – Jogja. Saya sungguh kagum dengan semangat para mahasiswa yang memilih untuk tidak pulang ke daerah asalnya namun menjadi sukarelawan korban gempa. Begitu banyak orang masih peduli dengan sesamanya yang sedang tertimpa musibah.
Namun di lain pihak, saya prihatin sekali dengan fenomena-fenomena amoral, amanusiawi dan egoisme sekelompok orang, baik yang diceritakan dari pengalaman adek saya, maupun cerita-cerita dari para korban gempa itu sendiri. Adapun fenomena-fenomena tersebut yaitu :
Read the rest of this entry »
Posted by
Kenz at 0:25 on
Catatan Hanging |
7 Comments |