pakupaku
Wednesday, 18.03.2009 13:58

Menangkap Ular Kedua Kali di Rumah

Posted on Anything.

Setahun yang lalu, pada bulan yang sama yaitu Maret 2008, saya menangkap ular di rumah saya. Pagi hari ini, saya juga menemukan ular di dapur rumah saya dan menangkapnya. Kali ini saya menangkapnya dengan lebih tenang dibandingkan dengan tahun lalu. Mungkin karena ukurannya yang lebih kecil jadi saya tidak begitu panik, atau karena ini merupakan pengalaman kedua dalam menangkap ular.

ular-apa-2

Ular ini memiliki panjang sekitar 40-50cm, dengan kepala berwarna hijau gelap dan di leher berwarna orange, kuning dan merah. Ukuran badannya kecil (diameter 1,5 cm) dan sepanjang tubuhnya bermotif hijau kekuning-kuningan. Penangkapan ular ini cukup sulit karena bentuknya kecil dan gerakannya lincah.  Saya tidak tahu jenis ular apa ini, dan apakah berbahaya atau tidak.

Ada apa ya dengan rumah saya? Mereka sepertinya senang sekali sembunyi di rumah saya, padahal rumah tetangga malah lebih bagus. Apa karena saya memelihara kura-kura brasil sehingga mereka tertarik ke rumah saya? Apa pertanda saatnya saya beralih menjadi pawang ular?

Penemuan ini mungkin berkaitan erat dengan penbangunan beberapa rumah tahun 2008 di lahan kosong dekat rumah saya. Para ular pun kehilangan habitatnya sehingga mereka mencari habitat yang baru, dan akhirnya nyasar di rumah saya.

ular-apa-1

Ada yang tahu ular di atas berjenis apa? Apakah berbisa atau tidak? Sebaiknya saya apakan ular ini?

Tags:

Mood : Terkejut emoticon

25 Responses :


1. tito Says:

Rhabdophis subminiatus helleri, dikenal dengan nama ular picung, berbisa lemah dan sering dijadikan peliharaan. Ada laporan sifatnya tak bisa ditebak.



2. yusdi Says:

horeee pak dogter hebatttt….horeeeeee



3. Kenz Says:

@tito: terima kasih dokter, akhirnya jadi ngerti juga kepribadian ular itu yang tak bisa diprediksi.

http://id.wikipedia.org/wiki/Ular_picung
http://www.earthmatters.tv/Sna...../Keelback/



4. zam Says:

hihih.. ini yang tadi ditanyaka di rubrik konsultasi tadi kan ya?



5. nadh Says:

haha.
terus sekarang ada apa lagi?
ada sial lagi?
nemu jodoh baru?
hihihihihi.

tapi yasudah lah,
dipelihara saja.

*aku ga mau peliharaaa!



6. kian Says:

betull…jadi pawang ular aza…dah punya alat2nya to…



7. ericova Says:

mantap mas ken jadi pawang wkwkwk
kapan2 saya d ajari nangkap ular mas ken, tapi q g punya ular ckckck
btw sekrang yang kedua ini nagngkapnya pake apa?hwhwhw



8. Kenz Says:

@ericova: ularnya kecil, pake alat penangkap ular agak sulit dan licin… jadi pake tangan nangkapnya dan plastik, sama toples bekas :p



9. PeTeeR Says:

Mengerikan…………!!!!!



10. hendr@ Says:

nama latinnya sih saya tidak tau tapi kami menyebutnya ular dahan, bg manusia ular itu tidak berbahaya, kalau lihat di gambar tadi, itulah ukuran terbesarnya walaupun lebih tapi tidak terlalu jauh ukuran&besarnya, ular dahan biasa memangsa burung2 kecil dan katak aktifitasnya siang dan malam batang rindang dan tempat lembab menjadi kesukaannya, kami sering menangkapnya dengan memancingnya menggunakan umpan katak sawah, utk dipanggang & goreng… enak lho..



11. zaid Says:

gmn dg analisa yg th kemarin? apa janji2 sudah ditepati? atau mau dpt jodoh lagi :))



12. Rhebas_x Says:

i2 ularr picung ato ular daun….
umumnya warnanya ijo…..
bisanya bisa lemah, buat matiin mamalia kecil aja….

dulu pernah pelihara sih…
warnya ijo…
sekarang uda ngilang gag tau kemana……

makannya cukup dikash cecak aj cukup…



13. timmi Says:

ular picung termasuk berbisa tinggi, gigitannya bisa menyebabkan pendarahan, hati2 untuk menjadikan ular ini sebagai piaraan..lebih baik jangan..!



14. WANDA Says:

dI makan aja thu ular



15. egie anggara Says:

itu anak uler picung biasa hidup di dataran rendah sawah,uler ini punya bisa menengah sebaiknya jangan di pelihara uler macam ini suka menggigit scara spontan n jauhkan dari anak2 ok



16. beli rumah Says:

wah seram juga….
emang di rumahnya ada peliharaan ular jg ya mas….



17. rickgerich Says:

btw pada hari senin 19 april 2010 siang jam 10.30… saya mau berangkat ke jakarta dr rumah… pada saat saya memasukkan kaki kiri saya ke dalam sepatu bot model tinggi 1 jengkal dr alas kaki… saya merasakan sesuatu seperti meginjak kabel tebal di dalam sepatu saya… saya pikir apa yang masuk ke dalam sepatu saya.. ternyata seekor ular picung… saya kaget…ada ular di dalam sepatu.. di dalam rumah… kemudian saya ambil sapulidi dan menyapu ular itu ke luar rumah… badannya coklat sperti ular picung (saya tau nama ular picung dr internet, td nya saya tidak tau)… leher kuning dan warna orange,sekilas warna merah, kepala sperti warna biru… badannya ukurannya kecil kira2 30cm – 40cm… kalo dibalik ular itu warnanya putih… begitu saya liat di internet… walaaaaaaaaaah… katanya ular ini berbahaya… racunnya bisa membuat pembuluh darah pecah.. mimisan, mata berdarah, dll… apakah betul? jika betul… apa jd nya jika pada saat itu sy digigit…? ini komentar dr salah satu website : Ular Pudak Seruni disebut juga ular pudak gromo atau ulat picung.
nama latinnya natrix subminiata atau Rhadopsis subminiata…

ciri utama di lehar berwarna merah dan kehijauan.. kadang hijau nya lebih dominan yang disebut pudak seruni pandan. sedangkan kalau dominan merah disebut pudak seruni api.

memiliki jenis racun haemotoxcin kuat.
menyarang darah seketika dengan ventuk menghancurkan haemoglobin dan zat zat yang terkandung dalam darah. darah yang terkena racun ini akan lisis, warnya nya pudar jadi lebih benih. pembuluh darah pecah.

efek gigitan fatalnya bisa mengakibatkan kencing darah, berak darah, airmata keluar darah, mimisan, gusi berdarah dan bahkan dari kuping keluar darah.
ada kasus digigit ular ini sampe paru paru dan jantungnya kebanjiran darah karena pembuluh darah pecah…

habitat
berada di kawasan sampah, kompos, kebun kering dan tumpukan daun.
seperti layakny ular yang laen, pudak seruni ini pun tidak memiliki sarang atau nomaden. selalu mencari daerah yang kering dan banyak makanan. makanan utama berupa katak/kadal. aktif di siang hari (diurnal) dan serting terlihat berjemur di pagi hari antara pukul 08.00 – 10.00 WIB di daerah yang terkena sinar matahari langsung.

ukuran tubuhnya maksimal panjang mencapai 60cm dengan diameter badan maksimal 1,5cm. kepala oval dan sangat gesit.
jika diinjak pasti menggigit. dan jika di pegang dengan keras akan berusaha melepaskan diri dengan memutarkan tubuhnya dan menggigit.
kebetulan saya rekam videonya dan fotonya…



18. enna Says:

apa artiny ular berbisa masuk k dlm rmh pg n mlm hri,tp alhamdulillah deh ularny tertangkap.



19. mpoy Says:

itu ular ga berbisa tp harus hti2 jg karna namanya aj binatang klo makan ga cuci tangan jd banyak penyakit.
bisa panas dingin or bengkak.
ni gw kasih datanya..

Species : Rhabdophis subminiatus
N.I. : Red-necked Keelback, Pudak Bromo (Jawa), Ular Picung (Jawa Barat), Ular Pudak Seruni (Jakarta)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh berwarna dominant coklat dari kepala hingga ekor
- Leher berwarna jingga, merah menyala dan hijau
- Badan berbintik putih
- Bagian bawah berwarna putih
- Ekor seperti terpacung atau perpotong
- Ukuran maksimal sepanjang 750 mm, diameter 10 mm
b. Habitat : Darat
c. Aktivitas : Diurnal, siag hari
d. Tipe gigi : Ophistoglypha
e. Makanan : Cicak, kadal, bunglon, dan katak
f. Populasi : Semua pulau di Indonesia



20. hefa Says:

sama dong, rumahku di kompleks yg berbatasan kampung sebelah. setahun dapat 4. yang 3 dibunuh, yg 1 lari. aku takut sih ama ular. kalo liat langsung ambil golok terus dibunuh aja drpd gigit anak. gak berani megang, ngambilnya juga pake sapu… gmn caranya biar ular gak mampir lg ya?



21. poegoeh Says:

kalo di tempat saya namanya pudak bromo kebetulan jadi salah satu peliharaan saya juga…
ular ini bukannya lemah bisa nya tapi karena taringnya berada di belakan maka ular ini agak sulit menyuntikkan bisa nya,beberapa gigitan yang tidak ber-efek kemungkinan dikarenakan orang tersebut tergigit tidak sampai taringnya hanya terkena bagian gigi nya yang depan…
Untuk menyuntikkan bisanya ular ini harus menggigit sampai dalam ke mulutnya agar korban terkena taringnya… Bisa ular ini tergolong tinggi dan berbahaya karena menyerang pembuluh darah…

oh ya mengenai sifat ular ini memang sulit di tebak, ular yang saya pelihara sampai saat ini terlihat jinak dan sering saya handle namun saya tetap waspada dan berhati-hati karena bahayanya efek gigitan ular ini… ular yang saya pelihara saya beri makan cicak, katak, kadal…

Mengenai habitat ular ini saya sering menemukan ular ini di pinggiran sawah sering saya temukan malam hari namun pernah juga saya temukan siang hari saat dia sedang menyantap seekor katak…

yang pasti saya rekomendasikan ular ini sebagai ular yang berbahaya dan apabila ingin memeliharanya harus hati2 karena sifatnya yang tidak mudah di tebak… walau berbahaya jangan membunuh ular ini bila bertemu dengannya lebih baik tetap tenang karena biasanya ular ini akan menghindari manusia…



22. Heru Says:

Kmrn saya juga habis menangkap jenis ular ini, ciri sama persis yang dijelaskan agan2 tadi. Kalau Saya searching di Intenet namanya Ular Picung, dan sangat berbahaya. Kmdn saya barusan ke rumah tetangga yang pelihara ular dirumahnya, dia bilang ini namanya Ular Pudak Bromo dan racunnya lebih berbahaya daripada Ular Cobra.
Ularnya skrg msh ada, dan saya kurung dalam pralon 4″ yang kedua ujungnya saya tutup dengan karung beras.
Kalau agan-agan yang minat bisa tuch buat peliharaan.



23. no name Says:

bahaya itu mesti hati hati, kalo gak percaya baca nih http://siouxindonesia.multiply.....ews/item/3



24. dobelden Says:

ah.. itu ular jg kelayapan dirumah ku :(



25. falas Says:

kira2 sekali bertelur berapa ya yang menetas??
bapak ane barusan nangkep ini ular yang masih kecil, takutnya masih ada lagi sodaranya yang laen



Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>



pakupaku

kenzKENZ.
Live in JOGJA [IDX0058] - INDONESIA,
interested in study about human behavior, enjoy some activities like coding, hiking in the mountains, surfing on the net, and listening 'hanging'.

Life Age: 13556 days
Emotional
78.2%
Bioritme Status
Physical
63.1%
Bioritme Status
Intellectual
-97.2%
Bioritme Status





Jangan Asal
Copy Paste, Blog Juga Hasil Karya Cipta.


Bloglines
Feedburner
Get KlipFolio
Get Firefox
Get Opera
Valid XHTML

Catatan Hanging RSS Feed RSS Entries
Catatan Hanging Comments RSS Feed RSS Comments
Catatan Hanging SideNotes RSS Feed RSS SideNotes

26q. 0.114s.
Powered by WordPress
© 2006
All rights reserved.

Kode Etik Blogger Indonesia