Ini mungkin bisa menjadi berita buruk bagi teman saya ini, yang menantikan teknologi Number Portability diterapkan secepatnya di Indonesia. Number Portability adalah teknologi yang memungkinkan pengguna seluler hanya memiliki satu nomor, meskipun berganti-ganti operator. Hambatan penggunaan NP di Indonesia sebenarnya jelas terungkap oleh pernyataan Direktur Utama PT Excelcomindo Pratama Tbk. Hasnul Suhaimi dalam berita di detik.com yang berjudul Dirut XL: Number Portability Sulit Diterapkan:
Hasnul menjelaskan, hambatan yang paling besar dalam pelaksanaan NP terletak pada faktor modal. “Hambatannya dari dana karena dibutuhkan database yang besar untuk penerapannya,” tutur Hasnul kepada wartawan di sela-sela seminar di Centre for Strategic and International Studies, Jakarta, Selasa (27/3/2007).
Dengan kata lain, operator tidak mau rugi mengeluarkan uang untuk pengembangan Number Portability di Indonesia. Seperti yang kita tahu bahwa sebagian operator justru sedang menikmati keuntungan yang besar dari penjualan nomor perdana. Mereka cenderung mengeluarkan paket perdana baru dengan fasilitas yang lebih unggul. Salah satunya adalah Telkomsel, yang rajin mengeluarkan paket-paket perdana baru. Hal ini jelas sekali membawa dampak pada perilaku pengguna juga, sehingga pengguna terbiasa untuk berganti-ganti nomor untuk mendapatkan fasilitas yang lebih menguntungkan.
Read the rest of this entry »






